Raja Gerobak

Raja Gerobak
gerobak

Kamis, 11 Agustus 2011

Kelebihan Dan Kekurangan Franchise Makanan di Gerobak

Franchise Makanan di Gerobak Berbicara mengenai perkembangan peluang bisnis franchise di Indonesia, investasi di bidang kuliner memang masih menjadi primadona bagi para investor yang tertarik dengan sistem kemitraan. Besarnya prospek bisnis makanan yang tak pernah abis ditelan zaman, serta praktisnya pengelolaan bisnis dengan sistem kemitraan. Membuat sebagian besar masyarakat tertarik menginvestasikan modal yang mereka miliki untuk begabung dengan perusahaan lokal maupun asing yang menyelenggarakan berbagai kemitraan.



Meskipun perkembangan pasar franchise saat ini cukup besar, namun ada baiknya jika Anda mengetahui plus minus franchise makanan ala gerobak yang bisa Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan, sebelum akhirnya memilih sebuah merek franchise yang akan Anda tekuni.

Kelebihan franchise makanan ala gerobak
 1. Franchise makanan ala gerobak investasinya cukup murah dan bisa balik modal dengan cepat. Biasanya para franchisor menawarkan kemitraan ala gerobak dengan investasi mulai dari dua juta rupiah sampai belasan juta rupiah. Selain itu sistem kemitraan ini balik modalnya juga terbilang cepat, rata-rata para franchisor memberikan jaminan kepada para mitranya dengan jangka waktu balik modal kurang dari satu tahun. Tak heran jika banyak orang tertarik dengan kemitraan ala gerobak ini, karena keuntungan yang ditawarkan cukup menggiurkan.

2. Persiapan usaha mudah. Pada umumnya kemitraan ala gerobak hanya membutuhkan lokasi usaha yang strategis, sedangkan untuk peralatan dan bahan baku awal semuanya disupport oleh franchisor. Sehingga para mitra hanya perlu mempersiapkan lokasi usaha, dan calon tenaga kerja saja. Selebihnya ditanggung oleh perusahaan yang menyelenggarakan kemitraan.

3. Minim biaya operasional. Dengan sistem gerobak, para mitra tidak membutuhkan lokasi usaha yang besar, sehingga biaya sewanya juga tidak terlalu mahal. Sebagai gambaran, para mitra bisa menyewa lokasi sekitar 2-3 m2 di depan minimarket atau di pinggir jalan yang ramai dilalui orang. Disamping itu, kemitraan gerobak juga tidak membutuhkan banyak tenaga kerja. Paling banyak hanya mempekerjakan dua orang tenaga kerja saja. Jadi, setiap bulannnya tidak memakan biaya operasional yang terlalu besar.


Kekurangan franchise makanan ala gerobak

1. Produk yang ditawarkan kurang menarik. Meskipun saat ini banyak franchisor yang mewaralabakan bisnisnya, namun tidak semua produk yang ditawarkan berhasil menarik minat konsumen. Selama ini produk kemitraan yang ditawarkan para franchisor adalah produk makanan yang sudah umum dipasaran. Seperti burger, kebab, fried chicken, serta teh kemasan yang sebenarnya sudah banyak ditawarkan dengan berbagai merek. Karena itu sebelum bergabung dengan sebuah kemitraan, pastikan untuk memilih produk yang benar-benar berkualitas dan memiliki potensi pasar cukup bagus.

2. Kontrol bisnis yang masih lemah. Perkembangan jumlah mitra yang semakin meningkat, ternyata tidak selalu berdampak baik bagi para mitranya. Terutama bagi mitra yang lokasinya cukup jauh dengan franchisor, bisa dipastikan operasional bisnis mereka tidak bisa terkontrol dengan baik. Oleh karena itu, walaupun ada franchisor yang akan membantu Anda dalam menjalankan usaha, namun jangan sepenuhnya bergantung kepada mereka. Belajarlah menjalankan usaha secara mandiri, dengan bimbingan dari franchisor Anda.

3. Komitmen para mitra kurang kuat. Murahnya biaya investasi yang ditawarkan para penyelenggara kemitraan ala gerobak, membuat sebagian besar para mitra menjadikan usaha tersebut sebagai ajang coba-coba. Sehingga mereka tidak menjalankan kemitraan dengan serius, dan akan meninggalkan kemitraannya bila omset yang dihasilkan ternyata tidak bisa optimal. Kondisi ini tentunya akan merugikan franchisor dan mitra lainnya, sebab hal tersebut membuat citra sebuah franchise dipandang kurang berkualitas oleh para konsumen.

4. Persiapan franchisor yang kurang matang. Sekarang ini tidak hanya para mitra saja yang menjalankan bisnis waralaba dengan coba-coba, tidak sedikit para franchisor yang menawarkan sistem kemitraannya dengan perencanaan yang kurang matang. Sehingga kemitraan tersebut tidak dapat berjalan dengan lancar, dan akhirnya hanya kandas di tengah persaingan bisnis waralaba yang kian tinggi.


Maka dari itu sebagai calon investor yang tertarik dengan peluang bisnis waralaba. Sebaiknya pelajari terlebih dahulu semua penawaran yang Anda dapatkan dari para franchisor, dan pastikan bahwa kemitraan tersebut telah dijalankan secara serius oleh pemiliknya sehingga prospek pasar yang ditawarkan memang benar-benar bagus.

Demikian tips bisnis yang dapat kami informasikan untuk pekan ini, semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca dan membantu para calon investor yang sedang mencari peluang bisnis waralaba. Selamat mencoba dan salam suksesUsaha tanpa Doa itu Sombong, Doa tanpa Usaha = Omong Kosong
READ MORE - Kelebihan Dan Kekurangan Franchise Makanan di Gerobak

Jumat, 18 Februari 2011

Rustono, orang Indonesia yang menjadi pengusaha tempe di jepang

Perjalanan dalam udara dingin musim gugur ke daerah pegunungan di Katsuragawa yang terletak sekitar 30 kilometer dari Kyoto adalah perjalanan yang menyajikan keindahan alam Jepang. Jalan menanjak berliku dihiasi pepohonan momiji yang daunnya mulai memerah cerah di sepanjang jalan. Kabut meliputi puncak-puncak gunung dan hutan pinus lalu berakhir di sebuah lembah hijau. Rumah tradisional Jepang beratap rumbia tebal masih tampak di sana-sini dengan tamannya yang khas seakan bersatu dengan alam. Itulah awal perjumpaan saya dengan Rustono (41), sang Raja Tempe, sebagaimana teman-teman Jepang menyebutnya.

Di kawasan desa yang indah inilah konotasi yang menyepelekan tempe, seperti sebutan bangsa tempe atau mental tempe, sirna. Dari sinilah tempe mulai dikenal dan merambah hampir ke seluruh Jepang. Kemasan seberat 200 gram dengan label Rusto’s Tempeh bergambar ilustrasi suasana kehidupan kampung di Jawa tersebar di berbagai toko swalayan di Jepang. Sebuah rumah tradisional Jepang, cagar budaya yang telah berusia dua abad, adalah tempat perjanjian saya bertemu dengan Rustono. Ketika kaki mulai melangkah memasuki gerbang kayu di halaman berpagar bambu, terdengar tiupan saksofon sopran yang mendendangkan lagu ”Going Home” dari Kenny G. Rupanya sang raja sedang asyik melantunkan lagu penuh kerinduan yang menghanyutkan itu dengan duduk santai di batu besar di tengah taman di bawah rindangnya pohon momiji, ditingkah suara gemercik sungai jernih yang membelah desa, ditemani sang istri di sampingnya.

Semangat dari kerinduan
”Kampung halaman di tanah kelahiran memang selalu mendatangkan rindu,” Rustono menjelaskan ketika ditanya tentang lagu favoritnya itu. ”Dan berdendang dengan tiupan saksofon adalah alunan suara jiwa paling dalam,” tambahnya.
Kerinduan akan tanah kelahiran di sebuah kota kecil Grobogan, nun jauh di pedalaman Jawa Tengah dengan hamparan sawah dan hutan jati, rupanya masih saja mengusik Rustono meskipun sudah 13 tahun dia menetap di Jepang.
Bagi Rustono yang alumnus Akademi Perhotelan Sahid (masuk tahun 1987), kerinduan tersebut bukanlah bernuansa sendu berlarut-larut, melainkan pembawa semangat menentukan keputusan jalan hidup.
Tahun 1997, setelah enam tahun bekerja di Hotel Sahid Yogyakarta, perubahan jalan hidup mulai menunjukkan arahnya. Ketika sebuah grup wisatawan Jepang berkunjung ke Yogya, seorang bidadari dari Negeri Matahari Terbit, Tsuruko Kuzumoto, yang tinggi semampai berkulit kuning langsat menambat hati Rustono. Dan rupanya dia tidak bertepuk sebelah tangan. Tahun itu juga berangkatlah Rustono menyusul ke Jepang dan mulai menempuh hidup barunya di Kyoto.
 
Berbagai pekerjaan pernah dia lakukan. Dari bekerja di perusahaan roti sampai ke perusahaan sayur-mayur. Di situ Rustono banyak memerhatikan etos kerja karyawan Jepang. Selain penuh tanggung jawab, mereka juga berupaya mencapai target dan ikut serta dalam menjaga kualitas produksi. Pun Pemerintah Jepang sangat teliti dengan secara periodik memeriksa kualitas produksi, meninjau perusahaan, sampai memerhatikan kebersihan ruangan, termasuk peralatan dan meja kerja.
Menurut pengamatan Rustono, makanan adalah kebutuhan paling pokok kehidupan manusia. Itu sebabnya mengapa segala bentuk makanan diproduksi di Jepang dan industrinya sangat maju. Terbetik dalam pikiran Rustono, kenapa tidak mencoba membuka usaha makanan yang belum ada di Jepang. Inspirasinya datang setelah mengenal nato, sebangsa makanan dari kedelai yang rasanya sangat khas untuk lidah Jepang.
 
Jadilah dia mencoba membuat tempe dengan sedikit pengetahuan yang pernah dia kenal. Selama empat bulan dia berkutat mencoba membuat tempe, dengan ragi dari Indonesia dan kedelai Jepang, tetapi selalu gagal. Hingga kemudian dengan menggunakan air dari sumber mata air di kediaman mertua, dia berhasil membuat tempe.

Perjalanan panjang

Jalan untuk mencapai keberhasilan usaha yang dia tempuh sangatlah panjang dan terjal. Meskipun berhasil dalam percobaan membuat tempe, dia belum yakin benar. Pastilah itu bukan hanya karena menggunakan air asli dari mata air langsung.

Setelah anak pertamanya, Noemi Kuzumoto, berusia tiga tahun, dengan izin istrinya Rustono kembali ke Indonesia selama tiga bulan untuk belajar membuat tempe kepada 60 perajin tempe di seluruh Jawa.

Beberapa perajin memang ada yang tidak sepenuhnya memberi rahasia pembuatan tempe, tetapi banyak hal yang bisa dia serap dari pengalaman para perajin tempe di Jawa Tengah. Misalnya, kenapa tempe bisa lebih terasa gurih, bagaimana hasilnya tempe yang dibungkus dengan daun bambu atau daun pisang, ataupun dengan plastik, dan bagaimana bisa menghasilkan fermentasi tempe dengan baik.

Yang kemudian tak kalah berat adalah memperoleh izin produksi di Jepang. Dia harus melalui penelitian dan tes di laboratorium, hingga harus memenuhi kesanggupan bertanggung jawab atas kualitas dan kandungan bahan produksi sesuai dengan yang tertera di kemasan bahwa kandungan gizi tempe kedelai setara dan kandungan gizi daging, termasuk mematuhi peraturan daur ulang kemasan.

Kendala cukup berat yang juga dapat dia lalui adalah soal menghadapi iklim alam di Jepang. Fermentasi tempe hanya bisa berhasil dalam cuaca kelembaban 60 persen hingga 90 persen, yang tentu saja tidak masalah di Indonesia. Di Jepang yang mempunyai empat musim, mempunyai kelembaban udara yang dibutuhkan tempe hanya pada musim panas. Tetapi, lewat penelitian kecil-kecilan dan telaten, hasilnya sangat besar. Dia bisa mengatur kelembaban pada segala musim di dalam ruangan produksi.

Peralatan produksi juga hasil inovasi Rustono sendiri. Alat pencuci kedelai dia modifikasi dari bekas mesin pencuci cumi-cumi yang dia dapat dari perusahaan perikanan. Begitu pula untuk pengemasan, dia datangkan mesin bikinan Bantul dan Surabaya.

The King of Tempe

Meskipun julukan ini hanya gurauan teman-teman sejawatnya, rasanya memang tak ada yang salah. Kini kapasitas produksi Rustono setiap lima hari bisa mencapai 16.000 bungkus tempe dengan kemasan 200 gram. Untuk mendukung produksi, dia mengadakan kontrak kerja sama dengan petani kedelai di Nagahama, kawasan Shiga.

Memang usahanya berawal dari skala kecil dengan pemasaran dari pintu ke pintu. Rumah produksi dia bangun sendiri tanpa tukang bangunan dan tanpa pemikiran arsitektural, tetapi hanya dengan intuisi yang mirip intuisi seniman. Dan dari usaha rumahan itu sekarang Rustono mencapai taraf pembangunan pabrik tempe di kawasan pinggir hutan yang bermata air, di atas lahan 1.000 meter persegi.

Penghargaan

Di Jepang sudah banyak buku mengupas tentang tempe. Di antaranya yang terkenal adalah The Book of Tempeh, tulisan William Shurtleft dan Akiko Aoujaga. Buku besar ini lengkap dengan uraian dan ilustrasi menarik tentang pembuatan dan manfaat tempe dengan latar belakang budaya Indonesia, terutama Jawa.

Ada juga buku terbitan Asosiasi Tempe di Jepang yang dikelola para profesor dan ahli gizi. Asosiasi ini mengadakan penelitian dan setiap tahun mengadakan seminar tentang tempe. Salah satu kajiannya adalah kandungan gizi tempe tak kalah dari daging sapi.

Mereka memperkenalkan tempe dengan semboyan ”Makanan enak belum tentu menyehatkan, makanan tidak enak bisa menyehatkan. Tetapi, makanan enak dan menyehatkan adalah tempe!” Terberitakan pula sebuah perusahaan kosmetik memproduksi bahan kecantikan dengan jamur hasil fermentasi tempe ke dalam kapsul yang konon bisa menghaluskan kulit.

Soal hak paten yang pernah jadi pergunjingan di negara kita bahwa tempe diklaim Jepang, Rustono menjelaskan, ”Ah, itu kesalahpahaman. Bagaimana kita mematenkan tempe yang semua orang sampai di Amerika pun tahu tempe adalah makanan asli Indonesia. Apakah Jepang juga akan mematenkan sashimi atau sushi? Mereka hanya mematenkan olahan burgernya, bukan tempenya.”

Beliau gak memakai karyawan tetapi usaha produksi tempenya dikerjakan bersama keluarganya

Sedang Packing Tempe


Tempe hasil olahan pabrik pak rustono tahan sampai 6 bulan

Labeling

Pak rustono sedang mengontrol pabrik

Disamping mesin pengolah tempe

Pabrik tempe dengan standarisasi dan sterilisasi


Sedang mengecek Kwalitas dengan Istri


Rustono's tempeh


Menjelaskan pentingnya PH Air

Bersama rombongan KJRI

Di lokasi perluasan lahan calon Pabrik Tempe
READ MORE - Rustono, orang Indonesia yang menjadi pengusaha tempe di jepang

Jumat, 15 Oktober 2010

Pengusaha Terpal NEKAD atau BERKAT ---Bagian 1 / 2

Sabtu ini (10 oct 2010), berbekal semangat untuk memulai kembali usaha Tahu Bulat
yg sempat istirahat karena libur lebaran. Membenahi semua eguipment yg belum sempurna.


salah satu equipment yg belum sempat di penuhi adalah Terpal untuk cover gerobak saat jam jualan sudah habis.







Siang itu, selepas Adzan Dzuhur bertepatan dengan posisi saya di salah satu toko Terpal di putaran
Perumahan permata Legenda. Dekat POM Bensin dan Rumah Sakit swasta di Legenda.
Toko Terpal dijaga oleh seorang Ibu Muda aseli Madura, dengan 2 anaknya, 14bulan-an dan 3 tahun-an. Sementara sang Suami
sedang nyenyaknya Tidur siang.

Transaksi pun dimulai.. kebutuhan saya Terpal 2.5 x 4 meter.
Bermodal Kalkulator dan matematika kemampuan penjumlahan tok. Si Ibu menghitung jumlah dan harga Terpal yg harus saya bayar.
Deal dengan harga 100rb, plus Gratis jahit dan nambah Lubang-hook.
saya bilang "Tolong, Ibu nanti lubangnya di jahit di ukuran 50, 100, 170, 250, 300, 350 cm dari panjang 400cm/4meter".


si Ibu geleng.. "ndak bisa mas!! masa gitu, mana cukup. khan terpalnya 400cm. masa'... ini aja ada 300 ama 350 jadi brapa mas, ndak mungkin itu"
"Bisa ibu", jawab saya.. "ini kaya penggaris itu loh.. ukuran 50 kasih lubang, 100 kasih lubang.. dst. OK."
"OK.." jawab si Ibu, Tapi...kemudian "ini ndak bisa mas... ndak masuk akal, sampean gimana sih..!!"





Sejenak saya diam, sambil berpikir..
ini saya yg Bodo.. apa saya yg ndak lulus SD.. he.. he...
Wah, mungkin si Ibu tau nya cuma di jumlahin aja ya, mo dikasih omong penggaris juga ndak mudeng.
"ya udah Gini Bu, ukurannya saya Ganti..

"Lubangnya di 50 trus 50 lagi, kemudian 70, 80, 50, terakhir 50. Bisa ndak..??"
Mendadak si Ibu mengiyakan.. "Lah.. yg ini baru bener mas, yg pertama itu kata mas.. SALAH,...
dengan kalkulatornya..."50+70+80+50+50  kalo gini bisa mas, cukup kalo 4 meter"

Langsung dikerjain..
ditunggu saja mas.. ini cepet kok..

insight:
1. Dengan Modal NEKAD, si ibu berhasil membuat saya jadi pembelinya..
2. Dengan pengetahuan matematika sebatas kalkulator, saya sudah membeli dan menyepakatinya..
3. Dengan Modal pengetahuan minim, Ngeyel... asal ngeyelnya tekun... dapat juga..

So...
Bagaimana dengan Kita yg lebih banyak makan sekolahan... ???
masihkah kita ragu untuk memulai usaha kita... ?? :D

Usaha tanpa Doa itu Sombong, Doa tanpa Usaha = Omong Kosong
READ MORE - Pengusaha Terpal NEKAD atau BERKAT ---Bagian 1 / 2

Jumat, 03 September 2010

Kalo Design Supermudah Masih Susah, Apa yg bisa dilakukan

Dari beberapa post yg sudah saya sampaikan, tentang mudahnya melakukan design
khususnya gerobak alumunium. menggunakan Google sketch up.
mungkin beberapa Rekan masih Susah, atao ndak mau Susah..
Kata beberapa sesepuh Enterpreneur.. dari pada pakai Otak mending pakai BOTOL (Berani Optimis Tenaga Orang Lain.. :D)

 
Ternyata masih ada kok cara mudahnya... mari kita Kupas..
1. pakai ATM : Amati Tiru Modifikasi
   caranya, ambil saja foto dari mode Gerobak yg anda inginkan, trus meluncur ke Bengkel Alumunium yg anda percaya
   kemudian, mintalah dia design seperti foto yg anda Bawa. Beberapa modifikasi untuk memperoleh hasil yg sesuai keinginan anda
2. Amati Tiru Persis 
    caranya, - tanya saja ke pemilik Gerobak, dimana dia membelinya
            - kalo perlu, boleh ndak gerobaknya di tawar, sekaligus bisnis nya kalo perlu
              (beberapa pengusaha, biasanya dgn mudah menjual bisnisnya..)
3. Cara paling mudah
    Anda Bawa Foto yg anda suka, tambahkan beberapa coretan keinginan modifikasinya.
   cukup kirimkan ke saya.. insyaAllah saya bantu.
   FREE.. syaratnya IKHLAS memberikan saya kesempatan untuk mendesign.. :D

Selamat ber ACTION
Related post
- Ternyata Design 3D itu mudah
- Design mudah Modal Gratis ala Googgle sketchup

Usaha tanpa Doa itu Sombong, Doa tanpa Usaha = Omong Kosong
READ MORE - Kalo Design Supermudah Masih Susah, Apa yg bisa dilakukan

Design mudah Modal Gratis ala Googgle sketchup

Seperti dalam posting sebelumnya, saya yakinkan bahwa design dengan Google sketch up sangat mudah, apalagi jika subject yg akan kita buat adalah Gerobak.

Alih-alih ingin share pembuatan design gerobak dalam waktu kurang 2 jam dengan Google sketchup
Eh.. ternyata, untuk menjabarkan step by step nya, butuh waktu yg lama agar bisa terbaca dan mudah dipahami. apalagi saya bukan seorang story teller yg baik... :D

Akhirnya, tanpa mengurangi rasa hormat..
mohon maaf kepada rekan2 bloger yg telah membaca posting sebelumnya..

Tapi tidak perlu kecewa, karena berikut ini bisa rekan2 lihat beberapa banyak sekali video tutorial dan project menggunakan google sketchup di Youtube. dimana jika satu saja kita buka akan bisa kita lihat sangat banyak beragam ide yg di wujudkan melalui google sketchup

beberapa kemudahan yg ada pada Google sketch up
bisa juga dilihat dalam video tutorial berikut, dari web resminya

video


untuk tutorial LENGKAP bisa juga di donlot langsung dari, basic video tutorialnya lebih dari 20 video di http://sketchup.google.com/training/videos/new_to_gsu.html

Terakhir.. untuk rekan2 yg berminat membuat design menggunakan google sketchup, saya bersedia mencoba membuatkan
design tersebut. FREE dengan satu syarat...
IKHLAS memberikan saya kesempatan untuk mendesign.. :D
selamat mencari ide.

Related post
- Ternyata Design 3D itu mudah
- Setelah Design, Trus ngapain
- Kalo Design Supermudah dgn Google Sketchup Masih Susah, Apa yg bisa dilakukan


Usaha tanpa Doa itu Sombong, Doa tanpa Usaha = Omong Kosong
READ MORE - Design mudah Modal Gratis ala Googgle sketchup

Senin, 30 Agustus 2010

Ternyata Design 3D itu Gampang, Bisa Untuk Gerobak Juga


Seperti di sebutkan dalam posting sebelumnya " 6 langkah cepat rencana dan realisasikan gerobak anda"
mendesign sendiri gerobak anda adalah salah satu tahapan yg harus di lakukan
Jika Anda Mengiginkan gerobak yg Berbeda, Orisinil, dan Anda Banget lah pokoknya.. :D

berbicara tentang design...
kebanyakan orang pada mengernyitkan dahi, ... ini masih bicara saja loh..
apalagi kalo di suruh buat design sendiri. 3D lagi.
pada awalnya, saya juga berpendapat begitu. kenapa...??

Karena, jangankan progam 3D seperti Autocad 3D, Catia, Solidwork.. menjalankan progam Autocad 2D saja saya ndak becus, masih nanya kanan kiri.
Tapi disini, saya berani bicara bahwa design 3D itu gampang, bisa untuk gerobak lagi"
berani-berani nya saya.. ha... ha.. ha..

Beberapa tahun lalu saya dapat share dari rekan saya, progam 3D openware/free dan sangat mudah dipelajari..
ndak perlu hapalin banyak rule seperti di Catia atau Solidwork
yg penting bisa gambar/coret2 kaya di kertas dan berimajinasi.. Dalam 2 hari, saya sudah bisa gambar 3D dari rumah saya sendiri..

Kemudian untuk beberapa project kerjaan, untuk visualisasi ide, saya pakai progam tersebut.. sangat mudah dipelajari dan di praktekkan..
namanya Google sketch up, saat ini sudah ada versi 7
freeware, simple tools, ada komunitasnya dan supporting image nya cukup banyak yg bisa free donlot dari komunitas tersebut.

Berikut contoh2.. hasil kreasi saya dengan google sketchup

untuk download progamnya bisa di link berikut
http://sketchup.google.com/download/
http://download.cnet.com/Google-SketchUp/3000-6677_4-10257337.html


untuk manual booknya/ Google sketchup for dummies ada di ..
http://www.google.co.id/#hl=id&q=google+sketchup+for+dummies+free+download&aq=f&aqi=g1&aql=&oq=&gs_rfai=&fp=dc4b9ba5e001c2f8

Lebih lengkap nya mari kita kupas di posting berikutnya
Step to Step design 3D gerobak saya, 2 jam selesai

Usaha tanpa Doa itu Sombong, Doa tanpa Usaha = Omong Kosong
READ MORE - Ternyata Design 3D itu Gampang, Bisa Untuk Gerobak Juga

9 Langkah Cara Membuat Tahu

Kebetulan saya penggemar tahu, Dan gerobak saya pun saya buat untuk berjualan Tahu, khususnya Tahu BULAT. Lagi iseng-iseng Blogwalking dan fesbuk walking.
ndak sengaja menemukan cara buat Tahu. (ini tahu biasa-yg kotak)
Lah kalo untuk Tahu Bulat ndak jauh beda, cuma ada penambahan proses untuk menjadi Bulat.

Mari Kita KUPAS
9 Langkah Cara Membuat Tahu

1. Kedelai ditampi untuk dipilih biji yang besar.

2. Kedelai dicuci, lalu direndam dalam air besar selama enam jam.

3. Kedelai dicuci lagi selama setengah jam.

4. Kedelai dibagi-bagi dan diletakkan di dalam ebleg, yang terbuat dari bambu atau plastik.

5. Kedelai digiling sampai halus, dan butir kedele mengalir ke dalam tong penampung.

6. Butir kedelai langsung direbus sampai mendidih di dalam wajan berukuran besar.

7. Bubur kedelai lalu dipindahkan dari wajan ke bak atau tong untuk disaring dengan kain belacu atau kain mori kasar yang telah diletakkan pada sangkar bambu. Agar semua sari dalam bubur kedelai tersaring semua, pada kain itu diletakkan sebuah papan kayu dan seseorang naik di atasnya dan menggoyang-goyangnya. Limbah penyaringan, yang disebut ampas tahu, diperas lagi dengan menyiram air dingin, sampai tidak mengandung sari lagi. Penyaringan dilakukan berkali-kali hingga bubur kedelai habis.

8. Air saringan yang tertampung dalam tong warna kuning atau putih dicampur dengan asam cuka agar menggumpal. Selain asam cuka, dapat juga ditambahkan air kelapa, atau cairan whey (air sari tahu bila tahu telah menggumpal) yang telah dieramkan, atau bubuk batu tahu (sulfat kapur).


9. Air asam dipisahkan dari gumpalan atau jonjot putih dan disimpan, sebab masih dapat digunakan lagi. Gumpalan atau jonjot tahu yang mulai mengendap dituangkan dalam kotak berukuran misalnya 50 x 60 cm2 dan dialasi kain belacu. Adonan tahu kotak dikempa selama satu menit, sehingga air yang masih tercampur dalam adonan tahu itu terperas habis. Adonan tahu berbentuk kotak yang sudah padat dipotong-potong, misalnya dengan ukuran 6 x 4 cm2. Tahu pun siap dijual.

diambil dari
http://id.wikibooks.org/wiki/Resep:Tahu 
dan artikel fesbuk mang Oman , kupat tahu bandung

Usaha tanpa Doa itu Sombong, Doa tanpa Usaha = Omong Kosong
READ MORE - 9 Langkah Cara Membuat Tahu